Saturday, 30 April 2011

Mengubah Format File Secara Online



Saat bekerja dengan menggunakan komputer, kita menghadapi berbagai jenis file. Terkadang, kita perlu mengubah format suatu file ke format lain. Misalnya, mungkin kita perlu mengubah file dengan format .doc ke format .pdf. Memang ada banyak sekali perangkat lunak yang dapat membantu kita. Namun yang sering menjadi masalah adalah saat kita perlu mengubah format suatu file dengan cepat, namun kita tidak memiliki perangkat lunak untuk mengubahnya, dan kita tidak punya banyak waktu untuk mencari perangkat lunak pengubah tadi.
Kita dapat mengubah format suatu file hanya dengan menggunakan web browser saja, karena sekarang tersedia pengubah format file online, yaitu Zamzar.com. Website ini dapat membantu kita mengubah berbagai macam format file seperti .doc, .pdf, .rtf, .txt, .ppt, .html, .docx, dan masih banyak lagi. Selain file dokumen, website ini juga dapat membantu kita mengubah format untuk file image, seperti bmp, gif, ico, png, dan sebagainya. Website ini bahkan dapat membantu kita untuk mengubah format video ,audio, dan jenis compression.
Zamzar.com membantu kita untuk melakukan semua konversi format file tadi secara cepat, mudah, dan gratis.

Ultra Copier


Untuk mempercanggih fungsi copy di windows nih sobatt !!! Bagi para pengguna komputer, mengcopy file adalah proses yang sangat sering dilakukan. Sistem operasi Windows telah menyediakan fasilitas untuk mengcopy file sebagai fungsi standar. Masalahnya, fungsi copy bawaan Windows tidak menyediakan banyak fitur, dan hanya sebagai alat sederhana untuk mengcopy ataupun memindah file ke lokasi yang diinginkan. Sistem operasi Windows yang terbaru pun, yaitu Windows 7 dan Vista, hanya menambahkan fasilitas untuk melihat informasi mengenai proses transfer yang sedang dilakukan, yang sebenarnya juga tidak terlalu bermanfaat.
Para pengguna komputer membutuhkan fitur tambahan yang benar-benar bermanfaat saat mengcopy atau memindah file, contohnya fitur pause dan resume, yang memungkinkan mereka untuk melakukan hal lain terlebih dahulu saat sedang mengcopy file berukuran besar, tanpa harus membatalkan proses copy yang sedang berlangsung.
UltraCopier adalah tool gratis untuk Windows, yang dapat menambahkan fitur-fitur yang berguna pada fungsi copy. Dengan UltraCopier kita dapat mengontrol kecepatan copy, menentukan alokasi disk space, melakukan pause dan resume, mengubah prioritas proses copy, dan masih banyak lagi. Tool ini juga menampilkan info detil mengenai file yang sedang dicopy.
Tool UltraCopier ini dapat digunakan pada komputer dengan sistem operasi Windows XP dan Windows versi lain yang lebih baru. Tool ini juga bisa digunakan pada Mac dan Linux. UltraCopier dapat diunduh secara gratis di website resmi nya
http://ultracopier.first-world.info/.

Tips Mempercepat Loading Menu Start Pada Windows 7

Tips Mempercepat Loading Menu Start Pada Windows 7. Mungkin tips ini sudah seringkali disampaikan oleh blogger-bloger lain namun tidak ada salahnya pada kesempatan kali ini Tips dan Komputeruntuk mengetengahkannya kembali, siapa tahu masih ada pengunjung yang membutuhkannya.
Ketika kita mengklik tombol Start maka akan bermunculan menu-menu yang sering disebut dengan Menu Start atau Start Menu. Kecepatan pemunculan menu-menu tersebut telah diset secara defaultoleh Windows. Nah, dengan tips ini kita akan mencoba untuk mengubah setingan default tersebut dengan tujuan lebih mempercepat pemunculan menu-menu tersebut. Caranya adalah dengan mengubah nilai/value MenuShowDelay (nilai defaultnya 400) menjadi lebih kecil atau rendah.
Caranya adalah sebagai berikut.
Pertama, buka Regedit sehingga akan jendela Registry Editor.
Kedua, kemudian klik HKey_Current_User\Control Panel\Desktop

Ketiga, kemudian pindah pada panel sebelah kanan kemudian cari dan temukan key MenuShowDelay.
Keempat, klik MenuShowDelay tersebut sehingga akan muncul jendela Edit String, seperti gambar di bawah ini.


Kelima, ganti nilai default 400 dengan nilai yang lebih kecil. Kita bisa mengganti dengan nilai 100, 50, atau bahkan 0.

Semakin kecil nilai yang kita isikan maka delay-nya semakin cepat yang itu artinya pemunculan menu-menunya menjadi lebih cepat.
Keenam, setelah klik Ok pada jendela Edit String kemudian lanjutkan denga menutup jendela Registry Editor.
Ketujuh, sekarang pastikan pemunculan menu-menu pada Start Menulebih cepat dari sebelumnya.
Selamat Mencoba!!!

Sunday, 24 April 2011

PENDAPATAN NASIONAL

Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun. Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya(Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun.
Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh para ahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional. Menurut mereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.
Pendapatan itu penting, karena dengan pendapatan kita dapat memenuhi kebutuhan hidup kita. Bagaimana mungkin jika kita hidup tanpa adanya pendapatan, tentunya kebutuhan tidak dapat tercukupi. Dengan adanya pendapatan nasional, bukan berarti pendapatan setiap keluarga di suatu negara itu sama.
Kesejahteraan rakyat dalam suatu Negara tidak dapat diukur dari pendapatan nasional saja, karena jika pendapatan nasional dalam suatu Negara itu tinggi, bukan berari di dalam Negara tersebut sudah tidak ada lagi rakyat yang kekurangan, atau dalam bahasa kasarnya rakyat miskin. Tapi bukan berarti rakyat miskin itu beban dalam suatu Negara, mereka miskin juga bukan keinginan mereka. Mereka kekurangan mungkin karena keterbatasan pengetahuan yang mereka miliki, atau keterbatasan lapangan kerja di Negara tersebut.
Terkadang pendapatan di suatu Negara itu tidak merata, hal disebabkan mungkin karena letak geografisnya, dan seperti yang saya bilang di atas tadi, yaitu keterbatasan pengetahuan yang dimiliki, atau keterbatasan lapangan kerja di daerah tersebut. Untuk para generasi muda, kita harus sebisa mungkin membuka lapangan pekerjaan sendiri. Dengan adanya peningkatan terhadap jumlah lapangan kerja di setiap daerah, maka jumlah pengangguran dan rakyat miskin akan berkurang, dan mudah-mudahan hilang. Lalu pendapatan setiap daerah juga akan merata, dan pendapatan nasional pun akan meningkat.
Pendapatan nasional dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan mutu di dalam bidang politik, pertanian, social, pendidikan, dan yang paling utama adalah ekonomi. Dengan meningkatkan mutu pada bidang-bidang tersebut, juga dapat meratakan pendapatan di setiap daerah dalam suatu Negara.

A.DALAM NEGERI
Terkadang pendapatan di suatu Negara itu tidak merata, hal disebabkan mungkin karena letak geografisnya, dan seperti yang saya bilang di atas tadi, yaitu keterbatasan pengetahuan yang dimiliki, atau keterbatasan lapangan kerja di daerah tersebut. Untuk para generasi muda, kita harus sebisa mungkin membuka lapangan pekerjaan sendiri. Dengan adanya peningkatan terhadap jumlah lapangan kerja di setiap daerah, maka jumlah pengangguran dan rakyat miskin akan berkurang, dan mudah-mudahan hilang. Lalu pendapatan setiap daerah juga akan merata, dan pendapatan nasional pun akan meningkat.

B.LUAR NEGRI
Salah satu tolak ukur yang dapat digunakan untuk menilai kondisi perekonomian suatu negara adalah pendapatan nasional.Pendapatan Nasional memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu negara serta kestabilan perekonomian satu negara dan negara lainnya,karena pendapatan nasional merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan perekonomian suatu Negara.

Dengan pendapatan nasional, akan terlihat tingkat kemakmuran suatu Negara, semakin tinggi pendapatan nasional suatu Negara maka dapat dikatakan semakin tinggi juga tingkat kesejahteraan rakyatnya. Namun, sesungguhnya pendapatan nasional suatu Negara tidak dapat sepenuhnya dijadikan sebagai indikator naiknya tingkat kesejahteraan rakyat di suatu Negara.Tujuan dari perhitungan pendapatan nasional ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat ekonomi yang telah dicapai dan nilai output yang diproduksi, komposisi pembelanjaan agregat, sumbangan dari berbagai sektor perekonomian, serta tingkat kemakmuran yang dicapai (Sukirno, 2008, p55).

Selain itu, data pendapatan nasional yang telah dicapai dapat digunakan untuk membuat prediksi tentang perekonomian negara tersebut pada masa yang akan datang. Prediksi ini dapat digunakan oleh pelaku bisnis untuk merencanakan kegiatan ekonominya di masa depan, juga untuk merumuskan perencanaan ekonomi untuk mewujudkan pembangunan negara di masa mendatang (Sukirno, 2008, p57).

Dampak positif PENDAPATAN NASIONAL BAGI LUAR NEGERI adalah:
1. meningkatkan kerja sama dengan negara lain
2. meningkatnya derajat negara dimata negara lain
3. tumbuhnya rasa persaudaraan dengan negara lain sehingga memiliki hubungan yang baik dengan negara lain

Dampak negatif PENDAPATAN NASIONAL BAGI LUAR NEGERI adalah:
1. masuknya kebudayaan asing secara bebas di dalam negeri sehingga kebudayaan negara sendiri mulai memudar
2. kerja sama dengan negara lain membuat jarak temu untuk melakukan transaksi jarang sehingga dapat menimbulkan kecurigaan dan ketidak percayaan

DAMPAK KENAIKAN HARGA

A.DAMPAK KENAIKAN HARGA BAGI PRODUSEN
Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

B.DAMPAK KENAIKAN HARGA BAGI KONSUMEN
Bagi konsumen,Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi.
Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu.
Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan.
contohnya seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin berkurang. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

C.DAMPAK KENAIKAN HARGA BAGI PEMERITAH
Bagi pemerintah,Masalah yang terus mendapat perhatian dari pemerintah adalah masalah inflasi.
Inflasi ini biasanya terjadi pada masa perekonomian berkembang dengan pesat.
Awalnya Kesempatan kerja yang tinggi menciptakan pendapatan tinggi yang selanjutnya menimbulkan pengeluaran yang melebihi kemampuan ekonomi mengeluarkan barang dan jasa.Pengeluaran ini dapat menimbulkan inflasi.
Ada kalanya tingkat inflasi meningkat tiba-tiba atau wujud akibat suatu peristiwa tertentu yang berlaku di luar ekspentasi pemerintah . misalnya efek dari pengurangan nilai uang yang sangat besar atau ketidakstabilan politik.Menghadapi masalah inflasi yang bertambah cepat ini pemerintah akan menyusun langkah-langkah yang bertujuan untuk mengatasi masalah inflasi yang bertambah cepat tingkatnya.Contohnya seperti pemerintah terpaksa mencetak uang atau meminjam dari bank sentral.

ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA

Arsitektur Perbankan Indonesia (API) merupakan suatu kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan. Arah kebijakan pengembangan industri perbankan di masa datang yang dirumuskan dalam API dilandasi oleh visi mencapai suatu sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Berpijak dari adanya kebutuhan blue print perbankan nasional dan sebagai kelanjutan dari program restrukturisasi perbankan yang sudah berjalan sejak tahun 1998, maka Bank Indonesia pada tanggal 9 Januari 2004 telah meluncurkan API sebagai suatu kerangka menyeluruh arah kebijakan pengembangan industri perbankan Indonesia ke depan. Peluncuran API tersebut tidak terlepas pula dari upaya Pemerintah dan Bank Indonesia untuk membangun kembali perekonomian Indonesia melalui penerbitan buku putih Pemerintah sesuai dengan Inpres No. 5 Tahun 2003, dimana API menjadi salah satu program utama dalam buku putih tersebut.

Bertitik tolak dari keinginan untuk memiliki fundamental perbankan yang lebih kuat dan dengan memperhatikan masukan-masukan yang diperoleh dalam mengimplementasikan API selama dua tahun terakhir, maka Bank Indonesia merasa perlu untuk menyempurnakan program-program kegiatan yang tercantum dalam API. Penyempurnaan program-program kegiatan API tersebut tidak terlepas pula dari perkembangan-perkembangan yang terjadi pada perekonomian nasional maupun internasional. Penyempurnaan terhadap program-program API tersebut antara lain mencakup strategi-strategi yang lebih spesifik mengenai pengembangan perbankan syariah, BPR, dan UMKM ke depan sehingga API diharapkan memiliki program kegiatan yang lebih lengkap dan komprehensif yang mencakup sistem perbankan secara menyeluruh terkait Bank umum dan BPR, baik konvensional maupun syariah, serta pengembangan UMKM.

MACAM-MACAM DAN KEBIJAKAN MONETER

Macam-macam Kebijakan Moneter

1. Kebijakan Pasar Terbuka (Open Market Policy)
Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menjual surat-surat berharga pada saat inflasi dan membeli/ menarik surat-surat berhaga pada saat deflasi. Apabila pemerintah menghendaki menurunkan jumlah uang yang beredar, pemerintah harus menjual obligasi di pasar bebas. Bank Indonesia dalam kebijakan pasar terbuka dengan menngeluarkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Sertifikat Pasar Uang.

2. Kebijakan Diskonto (Discount Policy)
Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menaikkan suku bunga pada saat inflasi dan menurunkan pada saat deflasi, ditunjukkan untuk menaikkan tingkat bunga karena dengan bunga kredit tinggi maka aktivitas ekonomi yang menggunakan dana pinjaman akan tertahan karena modal diskontonya atau discount rate policy (tingkat bunga yang dikenakan pada bank umum atas pinjaman dana yang diberikan), maka jumlah uang yang beredar cenderumg berkurang, begitu sebaliknya.

3. Kebijakan Cadangan kas (Cash Ratio Policy)
Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menaikkan cadangan kas pada saat inflasi dan menurunkan cadangan kas pada saat deflasi, atau bisa juga menaikkan perbandingan antara uang yang beredar dengan uang yan mengendap di dalam kas mengakibatkan kemampuan bank untuk menciptakan kredit berkurang sehingga jumlah uang yang beredar akan berkurang. Cara baru untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat yaitu dengan car amengubah-ubah minimum kas rasio. Bank sentral pada umumnya menentukan anka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank. Angka banding tersebut biasa disebut minimum cash ratio. Bila pemerintah menurunkan minimum kas rasio, maka dengan uang tunai yang sama bank dapt menciptakan uang lebuih banyak dari jumlah sebelumnya.

4. Kebijakan Kredit Ketat
Yaitu kebijakan pemerintah dengan mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara memperketat pemberian kredit, kredit boleh diberikan asal memenuhi syarat 5C, Character, Capability, collateral, capital, dan Condition of economy, tetapi pada saat deflasi syarat dapat dipelonggar. Bank sentral (Bank Indonesia) berusaha mempengaruhi bank-bank umum dalam hal memberikan kredit kepada nasabah melalui berbagai macam peraturan kredit.

5. Kebijakan Dorongan Moral (Moral Suasion)
Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.

6. Kebijakan Sanering
Yaitu kebijakan memotong nilainominal pada saat inflasi, misalnya Rp 1.000,00 menjadi Rp 1,00

7.Kebijakan Devaluasi
Yaitu menurunkan nilai mata uang asing, dengan tujuan mendorong ekspor dan menghambat impor.

8. Kebijakan revaluasi
Yaitu kebijakan menaikkan nilai mata uang sendiri terhadap nilai mata uang asing.